Need an account?

Forgot password?
Zaid bin Tsabit ra.
Ia adalah seorang Anshor yang sangat cerdas. Ia menyatakan diri memeluk Islam pada usia sebelas tahun, bersama keluarganya ketika Muhammad Rosulullah saw berhijrah ke Madinah.

Sejak memeluk Islam, sekalipun masih anak-anak Zaid telah mendarmabaktikan dirinya kepada Allah SWT dan Rosul-Nya. Oleh karena itu ia memohon kepada Rosulullah saw. agar diikutsertakan memperkuat barisan tentara muslim dalam Perang Badar. Keinginannya tersebut ditolak secara halus, mengingat usianya yang masih belia. Pada waktu Perang Uhud pun, ia memohon agar diikutsertakan berjuang, sekali lagi Rosulullah saw. menolaknya. Baru pada waktu kaum muslimin menghadapi kaum kafir Quraisy dalam Perang Khondaq ia diikutsertakan.

Dalam perjalanan keimanannya, Zaid tumbuh menjadi seorang ilmuwan yang banyak memiliki kelebihan. Ialah yang menuliskan wahyu untuk Rosulullah saw. dan terus-menerus menghafalkannya. Kemudian ketika Rosulullah saw. menyiarkan dakwahnya ke luar wilayah tanah Arab, dengan cara mengirimkan surat kepada raja-raja dan kaisar-kaisar, maka Zaid yang diperintahkan mempelajari bahasa asing, dan ia berhasil melaksanakannya dengan baik. Penguasaannya terhadap wahyu- wahyu Allah, dikemudian hari, menjadikannya sebagai orang kepercayaan Kholifah Abu Bakar ra. untuk menghimpun ayat- ayat Al-Qur’an seperti yang kita baca sekarang.

*****

Cara Cepat Menyembuhkan Luka Tautan
masih berjuang mengingat email
truk tambang biasa dan mobil dump truck gitu ternyata beda lho gan - Tautan

Today's Quote
""Diam adalah suatu kebijaksanaan, tetapi sedikit benar orang yang berbuat demikian." (HR Baihaqy)"